07 November 2007

"Anak Langitan"


Kami beri mereka nama ; AMR Dhamar dan AMR Dhamir.
Lengkapanya; Andi Muhammad Rhausan Dhamar & Andi Muhammad Rhausan Dhamir.

Maknanya; bisa bermacam-macam (bisa yang mengetahui isi hatinya dunia, bisa juga berarti orang yang senantiasa menggunakan hati nurani yang fitrah dalam setiap langkah dan tindakannya, namun yang pasti doanya adalah mereka insyAllah menjadi khalifah yang amanah sesuai tuntunan Al-Qur'an dan Sunnah Rasulullah SAW.

Wassalam

08 Oktober 2007

Ini Katong lagi di Tidore.....


Tidore Yoo.....

Ini di Rumah Nggeh......!!!

SINAR CAHAYA AYAT KURSI

Dalam sebuah hadis, ada menyebut perihal setan yang duduk di atas pintu rumah. Tugasnya menanam keraguan di hati suami terhadap kesetiaan istri di rumah dan keraguan di hati istri terhadap kejujuran suami di luar rumah.
Sebab itulah Rasulullah tidak akan masuk rumah sebelum Beliau mendengar jawaban salam dari isterinya. Di saat itu setan akan lari bersama-sama dengan salam itu.

Hikmat Ayat Kursi mengikut Hadis-hadis:


  1. Barang siapa membaca ayat Kursi bila berbaring di tempat tidurnya, Allah SWT mewakilkan dua Malaikat memeliharanya hingga subuh.
  2. Barang siapa membaca ayat Kursi di akhir setiap sholat fardhu, dia akan berada dalam lindungan Allah SWT hingga sholat yang lain.
  3. Barang siapa membaca ayat Kursi di akhir tiap sholat, dia akan masuk surga dan barang siapa membacanya ketika hendak tidur, Allah SWT akan memelihara rumahnya dan rumah-rumah disekitarnya.
  4. Barang siapa membaca ayat Kursi di akhir tiap-tiap shalat fardhu, Allah SWT menganugerahkan dia setiap hati orang yang bersyukur, setiap perbuatan orang yang benar, pahala nabi-nabi, serta Allah melimpahkan rahmat padanya.
  5. Barang siapa membaca ayat Kursi sebelum keluar rumahnya, maka Allah SWT mengutuskan 70,000 Malaikat kepadanya - mereka semua memohon ampunan dan mendoakan baginya.
  6. Barang siapa membaca ayat Kursi di akhir sholat, Allah SWT akan mengendalikan pengambilan rohnya dan dia seperti orang yang berperang bersama Nabi Allah sehingga mati syahid.
  7. Barang siapa yang membaca ayat Kursi ketika dalam kesempitan niscaya Allah SWT memberi pertolongan kepadanya.

Subhanallah. ..

Ini Bukit Tinggi Bung!!!

Nanti diceritakan secara tuntas lugas dan tegas...heheheee...(30 Sept - 05 oktober 2007). Yang pasti pas di sana 'pas' ketemu gempa yang saya sendiri tidak menyadari kalau ada gempa....huahaha

29 September 2007

Siri' busman (bugis mandar) makassar-toraja?







Sirik untuk orang Sulawesi Selatan, tidak ada tujuan atau alasan hidup yang tinggi atau lebih penting dari pada menjaga siriknya, dan kalau mereka merasa tersinggung atau ripakasirik atau dipermalukan, mereka lebih senang mati dengan perkelahian untuk memulihkan sirik dari pada hidup tanpa sirik. Meninggal karena sirik dikatakan mate rigollai, mate risantangi, artinya mati diberi gula dan diberi santan, sama artinya dengan manis dan gurih atau mati untuk sesuatu yang berguna. Sebaliknya, hanya memarahi dengan kata-kata seorang bukan karena sirik tetapi dengan alasan lain, dianggap hina.

Begitu pula lebih-lebih dianggap hina melakukan kekerasan terhadap orang lain hanya dengan alasan politik atau kepentingan ekonomi, atau dengan kata lain semua alasan perkelahian selain dari sirik dianggap semacam kotoran jiwa yang dapat menghilangkan kesaktian. Tetapi kita harus mengerti bahwa sirik itu tidak hanya bersifat menerima saja, tetapi juga merupakan perasaan halus dan suci.

Seorang yang tidak mendengar orangtuanya, kurang siriknya. Seorang yang suka mencuri atau yang tidak beragama atau yang tidak bersifat suci atau yang tidak tahu sopan santun, semuanya itu kurang siriknya. Prof Andi Zainal menjelaskan lebih jauh bahwa sirik adalah identik dengan manusia, yang berarti harkat dan martabat manusia. Kalau harkat dan martabat itu dinodai maka timbullah perasaan aib pada orang yang dihina itu. Dan reaksi yang diberikannya ialah mengambil tindakan yang setimpal terhadap orang yang menghina, dengan maksud mengembalikan siriknya agar bisa menjadi manusia kembali.

Perasaan terhina dan pengambilan tindakan terhadap yang menghina itu sebenarnya oleh orang Bugis, Makassar, Mandar, Toraja, tidak lagi disebut sirik tapi sirik ripakasirik, sirik nipakasirik, atau sirik dipakasirik, yang merupakan kewajiban individual dan sosial. Bilamana keadaan atau kesalahan sendiri yang mengakibatkan seseorang merasa aib, itulah yang disebut sirik masirik. Tindakan pemulihan sirik masirik dilakukan dengan bekerja keras tanpa kenal menyerah untuk mengubah keadaan buruk yang menimpanya akibat dari kesalahannya sendiri agar kembali menjadi baik.Merawat dan mempertahankan sirik atau martabat kemanusiaan diri merupakan karakter orang Sulsel.

Kondisi sosial ekonomi boleh belum baik, tapi martabat diri sebagai manusia, bukan binatang, jangan sampai ternoda atau terhina. Kondisi sosial ekonomi boleh jauh lebih makmur dari kebanyakan orang tapi tidak punya sirik atau martabat kemanusiaan, maka apa bedanya dengan binatang yang memiliki kekuatan, yang dengan kekuatannya itu dia bisa mencederai dan mencelakai pihak lain. Karena itu, jika sirik berubah menjadi aib akibat dari ulah dan perbuatan sendiri, maka seorang Bugis, seorang Makassar, seorang Mandar, dan seorang Toraja, menurut Prof Andi Zainal Abidin, akan mengubah sirik masiriknya itu dengan tindakan bekerja menjadi seorang manusia yang punya sirik atau harkat sebagai manusia.Alangkah indah dan mulianya budaya sirik orang Sulsel itu. Tentu, jika budaya tersebut diwujudkan di dalam setiap diri orang Sulsel, orang Sulsel akan memiliki daya bersaing yang amat kuat guna meraih kemajuannya.

28 September 2007

Siapakah Kita?


Siapakah orang yang sibuk? Orang yang sibuk adalah orang yang suka menyepelekan waktu shalatnya seolah-olah ia mempunyai kerajaan seperti kerajaan Nabi Sulaiman a.s

Siapakah orang yang manis senyumannya? Orang yang mempunyai senyuman yang manis adalah orang yang ditimpa musibah lalu dia berkata "Inna lillahi wainna illaihi rajiuun." Lalu sambil berkata,"Ya Rabb, Aku ridha dengan ketentuanMu ini", sambil mengukir senyuman.

Siapakah orang yang kaya? Orang yang kaya adalah orang yang bersyukur dengan apa yang ada dan tidak lupa akan kenikmatan dunia yang sementara ini.

Siapakah orang yang miskin? Orang yang miskin adalah orang tidak puas dengan nikmat yang ada dan selalu menumpuk-numpukkan harta.

Siapakah orang yang rugi? Orang yang rugi adalah orang yang sudah sampai usia pertengahan namun masih berat untuk melakukan ibadat dan amal-amal kebaikan.

Siapakah orang yang paling cantik? Orang yang paling cantik adalah orang yang mempunyai akhlak yang baik.

Siapakah orang yang mempunyai rumah yang paling luas? Orang yang mempunyai rumah yang paling luas adalah orang yang mati membawa amal-amal kebaikan di mana kuburnya akan di perluaskan sejauh mata memandang.
Siapakah orang yang mempunyai rumah yang sempit lagi dihimpit? Orang yang mempunyai rumah yang sempit adalah orang yang mati tidak membawa amal-amal kebaikkan lalu kuburnya menghimpitnya.

Siapakah orang yang mempunyai akal? Orang yang mempunyai akal adalah orang-orang yang menghuni syurga kelak karena telah menggunakan akal sewaktu di dunia untuk menghindari siksa neraka.

Siapakah orang yang pelit? Orang yang pelit ialah orang yang tidak menyampaiakn kebaikan-kebaikan kepada orang lain dalam bentuk apapun.

'Umrah' Sebuah Perjalanan Spritual

Alhamdulillah, di awal ramadhan tahun ini (13 - 22 September 2007) kami berangkat umrah. Banyak pengalaman spiritual yang kami alami. Berikut ceritanya;
Berawal dari niat yang memang sejak lama (sekitar tahun 1998) sudah kami tanamkan dalam perjalanan rumah tangga kami. Niat itu senantiasa ada dan tetap akan ada. Niat itu kemudian baru terwujud di awal ramadhan tahun ini.



Selebihnya,

Wassalam